Daerah “di bawah tembalang”

Mungkin judul yangsaya buat ini tidak lazim,  apa yang saya maksud di sini adalah daerah sekitar jangli yang secara topografis berada di bawah tembalang,  saya memeberi isitlah seperti ini terinspirasi dari bilad war ma wara”un nahar yang kalo diterjemahkan ke Bahasa Inggris transoxania dan jika diterjemahkan ke Bahasa Indonwsia adalah negeri di seberang sungai , istilah ini diberikan oleh orang muslim kepada asia tengah yang jika pergi ke sana dari timur te gah harus melewati sungai amu daryo dan sir daryo.  Nah saya menamakan daerah yang saya bahas kali ini sebagai daerah baaah tembalang bukan berarti saya menghina. Karena. Ada. Atas dan ada bawh , saya memebuat istilah ini untuk memenuhi pemikiran saya sendiri , saya sering terinspirasi oleh cerita-cerita baik iyu nyata atau fiksi yang nama trmpat di dalam cerita tersebut diberi nama yang unik,  misalnya lembah x,  lone mountain (gunung yang sendirian) , negeri dibatas awan  dsb,  nah dserah yang saya maksud disini adalah daerah jnagli yang dapat dicapai dari trmbalang lewat jalan kecil di sebelah perumahan permata hijau tembalang atau Ph dan di depan rumahvsakit undip,  disitu ada jalan kecil yang jika ditelusuri dapat tembus ke jangli dan jatingaleh,  pemandangan disana dulu lumayan indah.  Di sana daerahnya tidak terlalu luas tetapi karena berada di kontur tanah yang agak miring jalan dibyat sedikit berkelok, tempat yang saya maksud dapat dilihat dari bagian jalan tol semarang yang melintas di tembalang , apabila anda mengemudi dari arah semarang bawah tempat yang saya maksud ada di kanan jalan ketika jalan menanjak sebelum mencapai gerbang tol tembalang.  Disana terlihat sebuah struktur tembok beton tinggi yabg merupakan vagian dari lapangan tembak.  Sekarang tempat tersbut mulai dibangyn perumahan 

garis putih panjang di sebelah kiri adalah jalan tol dan pemukiman di sebelah kiri jalan tol adalah bukit ssari sedangkan bangunan-bangunan di bwah(selata) adalah kompleks kampus UNDIP Tembalang, daerah yang saya maksud adalah daerah yang masih tampak hijau dengan sedikit pemukiman dan beberapa proyek perumahan baru

foto ini diambil tanpa izin jadi orang di foto ini saya samarkan keberadaannya wkwkk  ybs jangan marah ya kalo tahu sekarang ybs kan sudah berhijab  .terlihat di belakang terdapat dataran yang lebih tinggi dan tower-tower pemancar di gombel, saya tidak tahu pasti foto ini diambil di mana ,apakah persis di tempat yang saya maksud atau tidak , tetapi dilihat dari arah siluet tower gombel dan dataran yang lebih tinggi di belakang foto bisa dipastikan kalo foto ini diambil dari arah utara /timur laut bukit gombel alias bawah tembalang 


foto yang penulis ambil sendiri dengan kamera handphone dari jangli , foto bisa terlihat sangat dekat karena kamer abagus diperbesar , aslinya di jarak antara penulis dengan tower cukup jauh dan tower terlihat kecil. sebagai perbandingan dengan foto diatas sepertinya tower-tower yang penulis foto adalah jajaran tower yang berada di sebelah kiri dari foto sebelumnya karenatower-tower disebelah kiri dari foto sebelumnya memiliki kepadatan yang terlihat
sama

Apabila dilihat dari jajaran tower yang terlihat sepertinya foto pertama diambil dari lokasi yang berbeda , agak sedikit ke arah  timur atau selatan dari tempat penulis mengambil gambar

sebuah bangunan megah yang baru, didepannya terdapat struktur bangunan berkubah yang usianya lebih lama, bangunan berkubah tersbut dari dilihat dari jalan tol tembalang apabila pembaca berkendara dari arah Semarang  , daerah tersebur akan terlihat lebih jelas apabila pembaca menaiki bus karena bus memilik posisi temapt duduk yang lebih tinggi sehingga pemandangan di sebelah timur jalan tol bisa lebih terlihat .tempat pengambilan gambar sama dengan tempat penulis mengambil tower gombel dengan hp berkamera bagus dengan cara diperbesar  , penulis tidak pernah tahu apa sebenarnya bangunan berkubah tersebut

tempat penulis mengamvil gmbar

mengapa daerah ini berkesan bagi penulis? karena daerah ini pernah dijadikan tempat melihat pemandangan dan emnikmati waktu sore sekitar awal 2010-an dan sekarang sudah mulai ramai, penlis sendiri malah belum pernah ke daerah ini ketika masih ramai digunakn untuk menikmati waktu sore .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s